SMP IT Alam Nurul Islam sebagai Sekolah Al-Qur’an: Bersama Al-Qur’an, Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan.

Di tengah derasnya arus perkembangan zaman, salah satu bekal terbaik yang dapat diberikan kepada peserta didik adalah kedekatan dengan Al-Qur’an. Ilmu pengetahuan akan mengantarkan mereka meraih masa depan, namun Al-Qur’an akan menjadi cahaya yang menuntun langkah mereka sepanjang kehidupan.

Atas dasar itulah, Program Sekolah Al-Qur’an hadir sebagai program unggulan yang dirancang untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hati yang dekat dengan Allah, akhlak yang mulia, serta kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an.

Setiap hari, para peserta didik memulai aktivitasnya dengan Tilawah Pagi. Sebelum pelajaran dimulai, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan sekolah. Kebiasaan sederhana ini menjadi langkah awal yang sangat berharga untuk membangun interaksi harian dengan Al-Qur’an. Anak-anak belajar bahwa Al-Qur’an bukan hanya dibaca ketika ada pelajaran agama, tetapi menjadi sahabat yang menemani setiap hari. Tidak hanya di sekolah saja, peserta didik juga diarahkan untuk Tilawah di rumah dengan pantauan buku mutaba’ah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran dimanapun berada.

Kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membaca. Karena itu, setelah melaksanakan shalat Dzuhur berjamaah, peserta didik didampingi oleh para guru mengikuti Murojaah Bersama. Pada momen ini mereka mengulang hafalan yang telah dimiliki secara teratur dan berkesinambungan, dimulai dari juz 30, 29 dan 28. Kegiatan ini melatih kedisiplinan, ketekunan, serta menjaga hafalan agar tetap kuat dan melekat dalam ingatan. Suasana kebersamaan dalam murojaah juga menumbuhkan semangat untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan capaian hafalan.

Untuk memastikan perkembangan setiap peserta didik berjalan optimal, sekolah menyelenggarakan Program Setoran Tahsin dan Tahfidz secara rutin, program ini adalah dilaksanakan 4 kali dalam sepekan. SMP IT Alam Nurul Islam menggunakan metode Qiroati dalam program tahsin ini untuk membantu peserta didik bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid, sebagaimana pesan penyusun metode ini, yaitu K.H. Dahlan Salim Zarkasyi bahwa ”Jangan wariskan bacaan Al-Qur’an yang salah, karena yang benar itu mudah”. Sementara dalam program tahfidz, mereka menyetorkan hafalan kepada guru pembimbing yang akan memberikan evaluasi dan arahan secara langsung. Dengan pendampingan yang intensif, setiap peserta didik mendapatkan perhatian sesuai kemampuan dan target hafalannya.

Puncak dari perjalanan tersebut diwujudkan dalam Wisuda Khotmil Qur’an dan Wisuda Tahfidz. Momen istimewa ini menjadi bentuk penghargaan atas kesungguhan para peserta didik dalam belajar Al-Qur’an. Air mata haru, rasa bangga, dan syukur menyatu ketika anak-anak tampil menunjukkan hasil perjuangan mereka di hadapan orang tua dan guru. Bagi keluarga, tidak ada kebahagiaan yang lebih indah selain melihat putra-putrinya tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.

Kami meyakini bahwa pendidikan terbaik bukan hanya tentang nilai dan prestasi akademik, tetapi juga tentang membangun hati yang hidup bersama Al-Qur’an. Melalui program ini, kami berharap setiap peserta didik mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, menjaga hafalannya dengan istiqamah, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Karena sejatinya, ketika seorang anak mencintai Al-Qur’an, ia sedang menyiapkan bekal terbaik untuk dunia dan akhiratnya. Dan ketika Al-Qur’an tumbuh dalam hati mereka, insya Allah akan lahir generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi orang tua, agama, dan bangsa.

(~Said R~)

Tinggalkan komentar

Post Lainnya