Research Camp Salyo 10th Generation

Pada tanggal 19-20 Februari 2019, siswa-siswi kelas VII angkatan 10 SMP IT Alam Nurul Islam (SALYo) melaksanakan kegiatan Research Camp. Research Camp merupakan salah satu kegiatan outdoor Salyo. Kegiatan Research Camp ini kita dibagi menjadi beberapa kelompok untuk meneliti suatu hal berdasarkan proposal yang telah kami ajukan. Research Camp ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kerja sama, kemandirian, dan juga rasa ingin tahu siswa, serta untuk mengenal dasar-dasar metode penelitian. Research Camp tahun 2019 ini dilaksanakan di PIAT UGM. PIAT UGM sendiri adalah singkatan dari Pusat Inovasi Agroteknologi yang memiliki tujuan untuk mewujudkan implementasi teknologi inovatif yang langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pemerintah, swasta, dan akademis sesuai dengai penelitian unggulan universitas.

Selasa, 19 Februari 2019. Siswa-siswi berangkat ke Sekolah seperti biasa dengan membawa keperluan-keperluan Research Camp. Dilanjutkan membaca Al-ma’tsurat pagi seperti biasa dan pengarahan dari ustadz-ustadzah. Kami berangkat dari Salyo sekitar pukul 09.00 pagi lalu sampai tujuan sekitar pukul 10.00 pagi. Kami istirahat sebentar, lalu mulai membangun tenda. Awalnya sedikit sulit tapi karena kami bekerja sama berdirilah tenda kami. Baru saja kami duduk dan berbincang-bincang, sesaat kemudian terdengar suara sirine toa pertanda kita harus berkumpul, maka dari itu kami bangkit kembali dan berjalan kearah pendopo tempat dimana sumber suara berbunyi.
Setelah melaksanakan shalat seperti, kami dibagikan makanan. Saat itu seperti melihat cahaya di lorong kegelapan. Kami senang meski tidak semuanya, setidaknya aku sudah menghabiskan 1 porsi nasi bungkus dengan 2 tempe, dan aku cukup kenyang. Setelah kami makan terdengar suara sirine toa berbunyi nyaring pertanda kita harus berkumpul. Lalu ustadz mengatakan kita akan melakukan penelitian, kembali lagi lah kami ke kantor utama tersebut, Saat kami sampai di kantor utama tersebut, hujan turun dengan deras. Akhirnya penelitian kami dimundurkan, dan kami bermain hujan-hujanan. Terlihat anak-anak berlari-larian menikmati tiap rintik hujan yang jatuh. Saling kejar mengejar, dan tertawa bersama.

Adzan berkumandang, Suara ustadzah menyuruh kami berhenti tak terlalu terdengar sampai telinga kami. Melihat beberapa teman sudah berhenti bermain dan sudah membersihkan diri, kami pun mengikuti. Kami shalat seperti biasa, setelah itu jalan-jalan untuk penelitian. Kami melewati beberapa tempat seperti kandang sapi tempat dimana sapi diternak. Kemudian kami melewati RInDU alias Rumah Inovasi Daur Ulang, kemudian kami juga melewati pabrik JAPFA, kemudian baru kami melihat sawah. Kami tidak diperbolehkan masuk ke sana karena pegawai-pegawai di sana sudah pulang. Di PIAT UGM padi bisa menjadi sangat tinggi, setelah mengambil beberapa foto kemudian kami istirahat sejenak dan kemudian kembali ke tenda masing-masing. Di tenda kami hanya memakan beberapa jajanan sambil menunggu adzan magrib, setelah adzan terdengar kami langsung menuju keran dan mengambil air wudhu. Kami shalat di

Kami semua berkumpul, lalu kami dipimpin ustadz-ustadzah menuju ke kantor utama PIAT UGM. Disana kami dikenalkan pada lingkungan disekitar situ, seperti fasilitas apa saja yang ada di sana, berapa luas tanah PIAT, dan sebagainya. Adzan berkumandang, kami segera melaksanakan shalat dzuhur di pendopo dekat tenda. pendopo biasa, lalu kami dibagikan makanan, satu nasi bungkus dengan ayam dan sambal, lezaf sekali di lidah.

Kegiatan dilanjutkan dengan mencicil powerpoint untuk presentasi perkelompok, kami hanya membuat konsepnya karena kami belum memiliki materi dan info untuk ditulis di powerpoint tersebut. Karena sudah larut malam kami para akhwat pun pindah ke gedung utama, karena tenda-tenda kami sudah sangat basah diguyur hujan, sedangkan para ikhwan tidur di pendopo tempat biasa kita shalat.
Pagi harinya, kami para akhwat kembali lagi ke tempat semula. Kami shalat subuh di pendopo biasa dilanjutkan al-ma’tsurat pagi dan tilawah. Setelah tilawah kami makan dan mandi karena kita akan jalan untuk penelitian sekali lagi.
Kami masuk ke kandang sapi tempat dimana sapi diternak dan juga pembuatan biogas. Kemudian kami juga memasuki RInDU alias Rumah Inovasi Daur Ulang tempat dimana sampah di olah dengan berbagai macam cara, kemudian kami melewati pabrik JAPFA yang katanya adalah tempat pemotongan ayam kami tak diperbolehkan masuk ke situ..

Kami tidak pergi ke sawah karena waktu sudah semakin siang, kelompokku yang meneliti padi hanya menanyakan apa yang ingin kami tahu pada Bapak Wasis , dan salah satu pekerja di RInDU. Setelah itu kami kembali ke pendopo , kami menyelesaikan powerpoint lalu presentasi, ada beberapa kelompok tercepat. Setelah beberapa kelompok mempresentasikan materinya, kami dihimbau untuk segera mandi. Kami segera mandi dan beres-beres, Bis dan Pickup juga sudah datang. Kami foto bersama seangkatan dengan membentuk tulisan GEN X. setelah barang di angkut semua akhirnya kami pulang lagi ke SALYo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *