|
GARIS BESAR HASIL-HASIL KARAKTERISASI MATA PELAJARAN : Bahasa (Inggris, Indonesia, dan Arab): 1. Kompetensi Lulusan : - mendengarkan - berbicara - membaca - menulis 2. Mata pelajaran ini lebih memiliki karakter sebagai ketrampilan/skill : 80 % ketrampilan 20 % pengetahuan dan penalaran 3. Mendukung mata pelajaran yang lain 4. Pembelajaran dapat dilakukan melalui kursus intensif dalam jangka waktu tertentu dengan cara karantina 5. Tanpa inquiry IPA dan IPS: 1. Kompetensi Lulusan : - memahami dan menghayati nilai-nilai ilmiah - memiliki sikap dan perilaku ilmiah - mampu terlibat dalam proses-proses ilmiah - memahami dan menguasai kandungan ilmiah (scientific contents), yakni fakta-fakta ilmiah yang telah diperoleh para ilmuwan 2. Mata pelajaran ini lebih memiliki karakter sebagai sains 20 % ketrampilan 80 % pengetahuan dan penalaran 3. Pembelajaran lebih baik jika dilakukan melalui inquiry.
Agama: 1. Kompetensi Lulusan : - mempunyai aqidah yang lurus - beribadah secara benar - berakhlak mulia - terbiasa dengan amalan-amalan sholeh 2. Mata pelajaran ini lebih memiliki karakter sebagai pembentukan sikap dan perilaku 50 % penanaman (pemahaman dan penghayatan) nilai-nilai agama 50 % pembiasaan dalam bentuk amal (sikap dan perilaku) 3. Pembelajaran dapat dilakukan melalui mentoring.
Matematika: 1. Kompetensi Lulusan : - memahami dan menguasai konsep-konsep penting dalam matematika - mampu berpikir secara matematik - mampu berpikir bebas (independent thinking) - mampu menterjemahkan setiap permasalahan ke dalam bahasa matematika dan menyelesaikannya secara matematis 2. Mata pelajaran ini lebih memiliki karakter sebagai sains 10 % ketrampilan 40 % pengetahuan 50 % penalaran 3. Pembelajaran lebih baik jika dilakukan melalui projek dan inquiry. BEBERAPA FITUR TAMBAHAN SALYo : 1. SALYo memberi respek terhadap bakat dan minat siswa-siswanya : - sekolah memantau bakat dan minat siswa-siswanya. - sekolah bersikap adil terhadap diversitas bakat dan minat siswa-siswanya - sekolah berusaha memfasilitasi secara sungguh-sungguh usaha memupuk bakat dan minat itu dalam bentuk mata ajar pilihan yang lebih bersifat mandiri. (bukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler). 2. Praktikum (baik IPA maupun IPS) di SALYo : - Praktikum diperlakukan sebagai salah satu wahana pembelajaran problem solving. - Praktikum tidak harus ditunjang oleh alat laboratorium yang canggih. Sering kali terjadi, alat yang canggih justru tidak banyak memberikan pembelajaran bagi para siswa. - Beberapa praktikum menuntut perencanaan dan rancang bangun peranti secara mandiri oleh para siswa. - Praktikum diupayakan dapat dilakukan dengan bahan-bahan yang mudah didapat di sekitar kita. - Praktikum dapat pula dilakukan dalam laboratorium maya (terutama yang terkait dengan hal-hal yang membahayakan (radioaktivitas, dll.) |